
Sepak terjang “wartawan amplop” makin menggila. Trik-trik baru terus ditemukan.Seorang aktivis pers bercerita, ia baru saja bertemu seorang petinggi di dinas penerangan markas TNI, Cilangkap, Jakarta. Kepada sang aktivis, jenderal bintang dua itu mengaku sudah pasrah melihat ulah sebagian wartaw... Baca Lengkap

Warna Orde Baru sangat kental mewarnai aksi Aliansi Anti Komunis. Tak ada dialog, yang ada hanya pemaksaan kehendak.Pertentangan Gus Dur dengan Poros Tengah perihal pencabutan TAP MPRS XXV/1966, mulai surut. Setelah diprotes rame-rame, Gus Dur kali ini mengalah, tak memaksakan kehendaknya. Namun, se... Baca Lengkap

Di Aceh wartawan tak hanya bertaruh nyawa. Salah-salah meliput bisa dipaksa polisi jadi saksi. Inilah cerita lain nasib wartawan Aceh. Bukan soal rutinitas mereka menyabung nyawa meliput dar der dor peperangan. Ini komedi yang tak lucu yang membuat sejumlah wartawan ketiban sial. Di Komnas HAM Aceh,... Baca Lengkap
Laskar dan LembagaWaktu Gus Dur membubarkan departemen penerangan, banyak kalangan berprasangka baik. Ada yang menyatakan, itulah cara Gus Dur agar pers bisa mengatur dirinya sendiri dan lepas dari campur tangan kekuasaan. Maklum, ketika itu Gus Dur memang dikenal sebagai figur yang memiliki ... Baca Lengkap |
Perjuangan dan PengkhianatanSejarah bangsa Aceh adalah sejarah perjuangan, sekaligus pengkhianatan. Perang Padri bisa ditumpas, bukan karena kekuatan tentara Belanda, tapi oleh hulu balang yang tega mengkhianti Tengku Imam Bonjol dan Cut Nyak Din.Rakyat Aceh rela menyumbangkan harta bendangya untuk membantu perjuangan deplomasi ... Baca Lengkap |
Mengulang SejarahGus Dur mencap Jawa Pos melanggar kode etik jurnalistik, setelah sepasukan Banser NU menduduki kantor media massa terbitan Surabaya itu. Yang terjadi kemudian, rame-rame orang ikutan-ikutan merangsek kantor media massa yang menulis miring tentang tokoh pujaannya. Nasib ... Baca Lengkap |
PHKOtak cerdas, ide cemerlang, dan profesional, bukan jaminan seorang wartawan bisa bekerja tenang dan independen. Pemilik modal, nyatanya, masih sangat dominan menentukan produk media. Lewat berbagai jurus, mulai dari yang paling halus seperti skorsing, hingga yang lumayan brutal seperti pemecatan, ... Baca Lengkap |
![]() Membakar Buku, Memberangus DemokrasiWarna Orde Baru sangat kental mewarnai aksi Aliansi Anti Komunis. Tak ada dialog, yang ada... Baca Lengkap |
Mohammad Hatta (Juga) Bicara MarxisSiapa tak kenal Mohammad Hatta, sang proklamator, ekonom jempolan, politisi ulung, peletak... Baca Lengkap |
Informasi Yang Dikunci Di LemariAtas nama bangsa dan negara, pemerintah kerap melarang buku-buku “berbahaya”. Inilah awal... Baca Lengkap |
Menafsir Larangan Buku KiriTap MPRS memang melarang penyebaran ajaran komunis. Pada prakteknya, pelarangan itu bisa d... Baca Lengkap |
![]() Liputan Berakhir di Kantor PolisiDi Aceh wartawan tak hanya bertaruh nyawa. Salah-salah meliput bisa dipaksa polisi jadi sa... Baca Lengkap |
Aceh: Sejarahmu Ditulis dengan DarahOperasi militer baru segera digelar. Jurnalis sudah mulai ditekan. Akankah darah kembali m... Baca Lengkap |
Menakar Komitmen Tuan PresidenGus Dur kerap membantah omongannya sendiri. Konflik dengan media massa yang kemudian timbu... Baca Lengkap |
Bredel Belum BerlaluSejumlah media diserbu massa NU, karena beritanya dianggap menyudutkan Gus Dur. Bredel gay... Baca Lengkap |
Kecerobohan Jawa Pos dan Stigma MasyumiTiga kali harian Jawa Pos berurusan dengan Banser NU. Karena kecerobohan Jawa Pos semata a... Baca Lengkap |
Meracik Aturan Kebebasan InformasiPublik berhak mengakses informasi yang dimilikinya negara. Sepuluh organisasi non-pemerint... Baca Lengkap |
Akses Publik di Negara LainJaminan akses publik terhadap informasi bukanlah hal baru di berbagai negara di dunia. Ada... Baca Lengkap |
![]() Bermodal Kartu Pers, Melahap “Amplop”Sepak terjang “wartawan amplop” makin menggila. Trik-trik baru terus ditemukan.Seorang akt... Baca Lengkap |
Asosiasi Wartawan AngpaoMuncul asosiasi wartawan yang dicurigai anggotanya para wartawan amplop. Benarkah ada kelo... Baca Lengkap |
Memeras Gubernur, Menghajar WartawanSeorang wartawan gadungan memeras sejumlah gubernur. Ia kemudian menghajar wartawan benera... Baca Lengkap |
Media Pinggiran yang MeresahkanMedia pinggiran kini terbit di mana-mana. Sekedar mencetak preman berkedok wartawan?Banyak... Baca Lengkap |
Enak Tenan Jadi WartawanAmplop! Mulai tiket naik haji sampai proyek sosialisasi.Budaya Amplop di kalangan jurnalis... Baca Lengkap |
Memulai Investigasi Dari Sebuah “Sudut”Sukses liputan investigasi sangat ditentukan oleh angle. Untuk menentukannya, wartawan mes... Baca Lengkap |
Delik Pers Menangkal SeranganPapua Post memenangkan gugatan seorang pejabat pemerintah di Pengadilan Negeri Jayapura. ... Baca Lengkap |
PHK Dulu, Alasan Bisa DicariSeorang wartawan KR di-PHK dengan alasan yang terkesan direka-reka. Mengapa ia dikatakan s... Baca Lengkap |
Mafia Film Biru Membungkam WartawanWartawan Harian Lantang Batam dianiaya anggota sindikat pembuat VCD porno. Mungkinkah apar... Baca Lengkap |
Sepanjang Januari hingga Februari 2001, setidaknya ada 12 ka
Kasus antara wartawan Moneter Indonesia dan pihak perusahaan
Kecepata dalam melaporkan peristiwa yang sedang terjadi, ser
Heroisme NonsensSebagai presiden, Abdurrahman Wahid, menyangka mudah mencabut Tap MPRS/XXV/MPRS/1966 tent... Baca Lengkap |
Kebenaran Belum Menguap dari Jurnalisme IndonesiaKalau saja Gus Dur masih ingat dengan isi kolomnya yang disiarkan majalah Tempo, 19 Septem... Baca Lengkap |
Mau ke mana Undang-Undang PenyiaranBermula pada Simposium RUU Penyiaran di Hotel Savoy Homann, Bandung tanggal 5–7 Oktober 20... Baca Lengkap |

Jagoan Tua Masih Terlalu KuatBanyak media baru lahir, lalu mati lagi. Dominasi Kedaulatan Rakyat dan Ber... |
Gaji Minim, “Amplop” Makin MenggodaLantaran gaji kecil, banyak wartawan Yogyakarta tak sungkan menerima “bingk... |
Makassar Lautan TabloidPada masa-masa awal reformasi bergulir, di Sulawesi Selatan, terdapat sekit... |
Sang Induk Masih MenentukanAnak perusahaan Media Indonesia dan Jawa Pos saling berebut pasar di Lampun... |